Tuesday, 14 March 2017

OLEH-OLEH WORKSHOP PENULISAN JURNAL BAGI GURU DIKDAS BERPRESTASI (BAG 2)

Pada hari kedua Workshop Penulisan Jurnal bagi Guru Dikdas Berprestasi disampaikan materi mengenai Teknik Penulisan Artikel untuk jurnal. Materi ini masih disampaikan oleh ibu Prof. Dr. Siti Masitoh, M. Pd. Dalam penyampaiannya, ibu Masitoh menjelaskan secara umum kriteria atau syarat penulisan artikel untuk dimuat di jurnal. Pada dasarnya, untuk dapat dimuat di jurnal manapun maka artikel yang dibuat haruslah mengikuti gaya selingkung yang telah ditetapkan oleh pengelola jurnal. Gaya selingkung setiap jurnal mungkin akan berbeda-beda. Namun secara umum, gaya penulisan artikel untuk jurnal yakni sebagai berikut.
1. Merupakan hasil penelitian atau kajian pustaka
2. Ditulis dengan gaya selingkung yang telah ditetapkan
3. Diketik dengan Times New Roman ukuran 11
4. Berjumlah 8 sampai 15 halaman, 1,5 spasi
5. Diketik di kertas A4 margin rata kiri, kanan, atas, bawah 3 cm


Adapun komponen penulisan artikel secara spesifik sebagai berikut.
1. Judul maksimal 12 kata
2. Nama penulis tanpa gelar dan instansi ditulis dibawah judul
3. Abstrak ditulis dua bahasa (Indonesia dan Inggris) maksimal 200 kata
4. Kata kunci ditulis dibawah abstrak maksimal 5 kata
5. Pendahuluan maksimal 20 %
6. Metode maksimal 15 %
7. Hasil dan Pembahasan minimal 45%
8. Simpulan maksimal 20%
9. Daftar pustaka

Atau secara umum dapat pula disingkat dengan IMR-D (Introduction, Method, Result and discussion)

Setelah materi Penulisan Artikel untuk Jurnal kemudian dilanjutkan dengan materi Bahasa dalam Artikel Ilmiah. Materi ini disampaikan oleh Prof. Dr. Dinn Wahyudin, . Dalam penyampaiannya, Pak Dinn mengemukakan karakteristik bahasa dalam artikel jurnal, yakni bahasa yang digunakan harus ilmiah. Dikatakan ilmiah jika memiliki empat ciri, yakni
1. Singkat
2. Jelas
3. Akurat
4. Tidak Ambigu
Bahasa yang digunakan dalam penulisan artikel jurnal tentu berbeda dengan penulisan artikel lain seperti artikel di koran atau majalah. Bahasa yang digunakan dalam artikel untuk jurnal haruslah menggunakan bahasa Indonesia yang benar dan sesuai dengan Pedoman Ejaan yang Disempurnakan. Bahasa yang digunakan haruslah bersifat informatif dan komunikatif. Bahasa yang digunakan harus jelas dan tidak boleh menimbulkan multi tafsir. Setiap kata yang digunakan dalam artikel ilmiah harus dipilih secara selektif sehingga tepat dan benar dalam penulisan maupun penggunaannya. 

1 comment:

  1. Wah terimakasih atas sharenya pak..sangat bermanfaat bagi saya selaku pendidik..sukses slalu

    ReplyDelete

Jangan lupa komentarnya ya! Berkomentarlah dengan bijak dan relevan!