Alamku yang Permai
Riska Kartika
Saat terbangun dipagi hari
Ku buka jendela kamarku
Sinar mentari menerangiku,
Aku tersenyum mencium harum bunga
Betapa indahnya pagi ini,
Para bunga yang mekar
Harum semerbak nan merona,
Ditepis angin namun tetap tegar
Semoga tak ada,
Tangan-tangan penuh nista,
Merampas, memetik, menciptakan derita,
Hingga aku terbangun lagi dipagi buta
Marilah kita bersama
Menjaga lingkungan alam,
Untuk kehidupan masa mendatang,
Agar tentram, sejahtera, dan nyaman.
Saturday, 4 April 2020
PUISI LINGKUNGAN
SINAR KEABADIAN
Mahera Resti Patricia Mata ku menjadi saksi Bunga bunga menari Dengan penuh sensasi Jiwa ku ikut berlari Bagai seorang putri Aku termenung dalam kenyamanan Terasa hembusan angin menyejukkan Memandang dengan keharmonisan Awan yang ikut merindukan Lihatlah Burung itu membelah angkasa Berlalu lalang mengikuti irama hatinya Memberi isyarat kepada penglihatnya Begitu bahagia suasana jiwanya Begitu menghidupkan dunia Pohon itu tumbuh dengan sempurna Menjadi penopang majunya bangsa Dengan segala kekuatannya Sinar itu memuncak Menggetarkan dunia Terlihat begitu elok Ketika mentari turun dengan pesona Menyilaukan ribuan mata yang melihatnya
Mahera Resti Patricia Mata ku menjadi saksi Bunga bunga menari Dengan penuh sensasi Jiwa ku ikut berlari Bagai seorang putri Aku termenung dalam kenyamanan Terasa hembusan angin menyejukkan Memandang dengan keharmonisan Awan yang ikut merindukan Lihatlah Burung itu membelah angkasa Berlalu lalang mengikuti irama hatinya Memberi isyarat kepada penglihatnya Begitu bahagia suasana jiwanya Begitu menghidupkan dunia Pohon itu tumbuh dengan sempurna Menjadi penopang majunya bangsa Dengan segala kekuatannya Sinar itu memuncak Menggetarkan dunia Terlihat begitu elok Ketika mentari turun dengan pesona Menyilaukan ribuan mata yang melihatnya
PUISI LINGKUNGAN
BUMI KU TUA
Leksa Destina
Bumi..... Dialah yang memberikan tempat tinggal Dialah yang memberikan segala kebutuhan Dialah yang memberikan keindahan Bumiku.... Maaf kalau manusia tak mencintai mu Mereka tak peduli dengan yang engkau berikan Mereka membuatmu semakin tua dan rapuh Dan sekarang bumi murka Virus merajalela Siapa sekarang yang engkau sembah? Bumi mana yang kau butuhkan? Bumi mu ini sudah tua Atas pemberian nya yang sangat tidak berarti bagi kalian Sebuah keindahan dari dahulu Sekarang telah menjadi gersang Bumi memberikan segalanya Tapi manusia menghancurkan nya Lingkungan semakin pudar Dan kalian tetap tak sadar
Leksa Destina
Bumi..... Dialah yang memberikan tempat tinggal Dialah yang memberikan segala kebutuhan Dialah yang memberikan keindahan Bumiku.... Maaf kalau manusia tak mencintai mu Mereka tak peduli dengan yang engkau berikan Mereka membuatmu semakin tua dan rapuh Dan sekarang bumi murka Virus merajalela Siapa sekarang yang engkau sembah? Bumi mana yang kau butuhkan? Bumi mu ini sudah tua Atas pemberian nya yang sangat tidak berarti bagi kalian Sebuah keindahan dari dahulu Sekarang telah menjadi gersang Bumi memberikan segalanya Tapi manusia menghancurkan nya Lingkungan semakin pudar Dan kalian tetap tak sadar
PUISI LINGKUNGAN
Sehat Kembali Ibu Pertiwi
Windy Febrianti Ibu pertiwi tak lagi berseri Senyum muram kehancuran Tangis sedih penderitaan Berselimut diatas bangsal Kini.. Situasi tak dapat dielakkan Raungan-raungan membumi Suka cita di telan bumi Sehat lah kembali ibu pertiwi Demi jiwa-jiwa yang ada di sini Kembali lah saling merangkul Tanpa takut untuk menyentuh Kembali sehat bumi Pertiwi ku Demi para medis yang berjuang di dalam sana Karena pekerjaan mereka Adalah kunci sehatnya pertiwi ku
Windy Febrianti Ibu pertiwi tak lagi berseri Senyum muram kehancuran Tangis sedih penderitaan Berselimut diatas bangsal Kini.. Situasi tak dapat dielakkan Raungan-raungan membumi Suka cita di telan bumi Sehat lah kembali ibu pertiwi Demi jiwa-jiwa yang ada di sini Kembali lah saling merangkul Tanpa takut untuk menyentuh Kembali sehat bumi Pertiwi ku Demi para medis yang berjuang di dalam sana Karena pekerjaan mereka Adalah kunci sehatnya pertiwi ku
Subscribe to:
Posts (Atom)