Friday, 8 December 2017

PENGALAMAN IKUT PLPG 2017

Alhamdulillah segala puji syukur kepada Allah karena di tahun 2017 ini Allah mengizinkanku untuk mengikuti PLPG. Jika bukan karena Allah yang mengatur semuanya, tentu saya tidak akan bisa ikut PLPG 2017. Betapa tidak, pada awal penetapan PLPG 2017 jalur reguler nama saya tidak termasuk ke dalam daftar peserta. Waktu itu, rasanya sudah pupus harapan untuk bisa ikut PLPG. Namun, Allah berkehendak lain. Sekitar bulan Agustus ternyata pemerintah mengeluarkan surat edaran pendaftaran PLPG jalur S2. Waktu itu saya segera melengkapi berkas dan mengantarkan langsung ke LPMP. Dari pendaftaran tersebut selanjutnya diverifikasi dan pada akhirnya, Alahamdulillah nama saya ditetapkan sebagai peserta PLPG 2017 jalur S2. Semua itu adalah nikmat yang begitu besar yang Allah anugrahkan kepada saya. 

Tuesday, 7 November 2017

LOMBA HARI GURU NASIONAL DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2017

A.   Lomba Penulisan Artikel Guru (PAG)
1.   Persayaratan Peserta:
a.    Guru SMP/MTs sederajat yang mengajar di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
b.    Tidak sedang menjabat atau diusulkan sebagai kepala sekolah.

2.   Persyaratan Naskah:
a.    Naskah adalah hasil karya sendiri
b.    Naskah berisi gagasan atau hasil penelitian dalam bidang pendidikan
c.    Naskah merupakan karya tiga tahun terakhir
d.    Naskah tidak memuat unsur pornografis dan tidak menyinggung SARA
e.    Naskah diketik rapi di kertas A4, times new roman, 12pt, spasi 1,5, margin standar (3,3,3,3)
f.     Naskah diketik dengan mengikuti sistematika penulisan naskah sebagai berikut:
1.    Judul karya
2.    Nama penulis tanpa gelar
3.    Instansi penulis
4.    Abstrak
5.    Pendahuluan
6.    Metodologi
7.    Pembahasan
8.    Simpulan
9.    Referensi atau daftar pustaka
g.    Jumlah halaman naskah antara 8—15 halaman
h.    Naskah dijilid rapi dan dibuat dua rangkap serta dikumpulkan ke Panitia Lomba Hari Guru tahun 2017 paling lambat tanggal 13 November 2017 pukul 12.00 WIB

Wednesday, 1 November 2017

PUISI SAYA DI PALEMBANG EKSPRES, 16 OKTOBER 2017


SUARA-SUARA YANG BERLABUH PADA TEMPAT YANG JAUH

 

Mereka berbisik-bisik pelan senyap lalu lenyap
Bersamaan hembus angin malam yang lalu bisikan itu labuh pada tempat yang jauh
Bisikan ragu meresap dalam-dalam menyusup hingga menembus tulang
Orang-orang sempoyongan bergumam sendiri tanpa henti
Bisikan itu bisikan angin yang telah menderu-deru menusuk dalam qolbu
Mereka pendek akalnya dangkal ilmunya sempit pikirnya
Kebenaran telah lumpuh oleh waktu
Dusta telah sampai menista agama

Mereka berbisik-bisik pelan senyap lalu lenyap
Bersamaan lalu waktu bisikan itu labuh pada jarak yang jauh
Keburukan telah berubah wajah
Wajah polos tanpa salah padahal ia dosa
Orang-orang telah terlanjur terikat kata
Mereka percaya padanya jalan surga
Matanya buta pendengarannya tiada mampu menangkap makna

Thursday, 12 October 2017

OLEH-OLEH DISEMINASI NASIONAL LITERASI DIKDAS KEMDIKBUD 2017

Selasa/ 10 Oktober 2017--saya bertolak dari Bandara SMB II Palembang menuju Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Kepergian saya tersebut dalam rangka mengikuti kegiatan Diseminasi Nasional Literasi bagi guru SMP yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2017. Kegiatan diseminasi itu sendiri dilaksanakan mulai tanggal 10--13 Oktober 2017. 
Kegiatan tersebut diikuti oleh 200 orang guru SMP yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia. Saya sendiri mewakili Ogan Ilir Sumsel. Dari provinsi Sumsel terdapat 6 orang peserta yang terpilih untuk mengikuti kegiatan tersebut. Keenam guru tersebut berasal dari OKI, Lubuk Linggau, dan Pagaralam. 
Untuk dapat terpilih mengikuti kegiatan Diseminasi Nasional Literasi tersebut, peserta harus harus mengirimkan satu naskah buku dengan tebal minimal 60 halaman. Selanjutnya naskah buku yang telah dikirimkan tersebut diseleksi oleh panitia beserta tim juri untuk ditentukan 200 peserta terbaik yang kemudian dipanggil mengikuti Diseminasi Nasional Literasi tersebut.