Selamat Datang di www.pengingatku.blogspot.com

Saturday, 4 April 2020

PUISI LINGKUNGAN

Sajak Bumi



Haza Deva Aulia

Ku buka pintu rumah ku Kurasakan sinar matahari mulai terbit
Kutebarkan pemandangan mataku Warna-warni bunga di sana-sini
Terdengar merdu suara kicauan burung
Di mana pepohonan dan bungan Menghiasi rumahku Betapa nikmatnya udara pagi ini Tetapi ada yang berbeda Waktu tiba-tiba terasa berhenti Karna telah mendapat kabar Bumi sedang sakit
Istirahatlah sejenak bumi ku Aku tau kau lelah dengan ulah manusia Aku merindukan kehangatanmu Lekas sembuh bumiku

PUISI LINGKUNGAN

Alamku yang Permai

Riska Kartika Saat terbangun dipagi hari Ku buka jendela kamarku Sinar mentari menerangiku, Aku tersenyum mencium harum bunga Betapa indahnya pagi ini, Para bunga yang mekar Harum semerbak nan merona, Ditepis angin namun tetap tegar Semoga tak ada, Tangan-tangan penuh nista, Merampas, memetik, menciptakan derita, Hingga aku terbangun lagi dipagi buta Marilah kita bersama Menjaga lingkungan alam, Untuk kehidupan masa mendatang, Agar tentram, sejahtera, dan nyaman.

PUISI LINGKUNGAN

SINAR KEABADIAN

Mahera Resti Patricia Mata ku menjadi saksi Bunga bunga menari Dengan penuh sensasi Jiwa ku ikut berlari Bagai seorang putri Aku termenung dalam kenyamanan Terasa hembusan angin menyejukkan Memandang dengan keharmonisan Awan yang ikut merindukan Lihatlah Burung itu membelah angkasa Berlalu lalang mengikuti irama hatinya Memberi isyarat kepada penglihatnya Begitu bahagia suasana jiwanya Begitu menghidupkan dunia Pohon itu tumbuh dengan sempurna Menjadi penopang majunya bangsa Dengan segala kekuatannya Sinar itu memuncak Menggetarkan dunia Terlihat begitu elok Ketika mentari turun dengan pesona Menyilaukan ribuan mata yang melihatnya

PUISI LINGKUNGAN

BUMI KU TUA

Leksa Destina

Bumi..... Dialah yang memberikan tempat tinggal Dialah yang memberikan segala kebutuhan Dialah yang memberikan keindahan Bumiku.... Maaf kalau manusia tak mencintai mu Mereka tak peduli dengan yang engkau berikan Mereka membuatmu semakin tua dan rapuh Dan sekarang bumi murka Virus merajalela Siapa sekarang yang engkau sembah? Bumi mana yang kau butuhkan? Bumi mu ini sudah tua Atas pemberian nya yang sangat tidak berarti bagi kalian Sebuah keindahan dari dahulu Sekarang telah menjadi gersang Bumi memberikan segalanya Tapi manusia menghancurkan nya Lingkungan semakin pudar Dan kalian tetap tak sadar