TULISAN SAYA YANG BERJUDUL MEREKA YANG TERPINGGIRKAN: MEWUJUDKAN AKSES PENDIDIKAN YANG LUAS, MERATA, DAN BERKEADILAN DIMUAT DI KORAN JURNAL SUMATERA EDISI 1 JUNI 2016.
Friday, 10 June 2016
Wednesday, 1 June 2016
LOMBA BEST PRACTICE BAGI KEPALA SEKOLAH DAN PENGAWAS JENJANG SD, SMP, SMA SEDERAJAT KEMENTERIAN PENDIDIKAN TAHUN 2016
Buat Bapak/Ibu Kepala Sekolah dan Pengawas jenjang SD, SMP, SMA sederajat, Kementerian Pendidikan membuka pendaftaran Lomba Best Practice bagi Kepala Sekolah dan Pengawas tahun 2016. Adapun Persyaratannya sebagai berikut:
Persyaratan Peserta
1. Kepala sekolah/madrasah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang masih aktif.
2. Memiliki kualifikasi akademik minimal Diploma IV (D-IV) atau Sarjana (S1).
3. Memiliki sertifikat pendidik.
4. Memiliki pengalaman kerja sebagai Kepala sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun berturut-turut, dibuktikan dengan keputusan pengangkatan sebagai kepala sekolah oleh yang berwenang.
5. Tidak pernah menerima hukuman dengan sanksi sedang atau berat.
6. Tidak sedang dalam proses alih tugas ke jabatan lain, seperti jabatan administratif, struktural atau tugas lainnya.
Isi Best Practice
Laporan Best Practice yang disusun dan ditulis oleh kepala sekolah/madrasah sebagai peserta lomba harus berisi tentang hal-hal sebagai berikut.
1. Bagian Awal
Bagian ini terdiri atas halaman judul, halaman pernyataan keaslian naskah lomba bermaterai cukup, halaman lembar persetujuan dari atasan langsung dan atau pejabat terkait, kata pengantar, abstrak atau ringkasan, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran.
2. Bagian Isi
Bagian ini berisi paparan tentang hal-hal sebagai berikut:
a. Pendahuluan, berisi paparan latar belakang, masalah, tujuan, dan manfaat Best Practice yang dilaporkan.
b. Metode Pemecahan Masalah, berisi paparan teori atau pengalaman yang
dijadikan rujukan dalam menyelesaikan masalah, dan metode atau cara yang
digunakan untuk menyelesaikan masalah beserta langkah-langkah rinci dari
metode atau cara tersebut.
c. Pelaksanaan dan Hasil yang dicapai, berisi tentang paparan tentang pelaksanaan Best Practice terkait tempat, waktu, dan perangkat atau instrumen yang digunakan ketika Best Practice dilakukan serta hasil yang diperoleh dari
pelaksanaan pemecahan masalah yang telah dilakukan disertai dengan data dan
informasi yang mendukung.
3. Bagian Akhir
Bagian ini berisi tentang simpulan, refleksi dan rekomendasi.
4. Daftar pustaka dan lampiran-lampiran
PELATIHAN GURU SASARAN PELAKSANA KURIKULUM 2013 JENJANG SMP REGIONAL VI SUMSEL TAHUN 2016
Mulai tanggal 31 Mei s.d. 5 Juni 2016 dilaksanakan Pelatihan Guru Sasaran Pelaksana Kurikulum 2013 untuk jenjang SMP yang diadakan oleh LPMP Sumatera Selatan. Pelatihan itu sendiri serentak di tujuh regional yang meliputi berbagai kabupaten/kota yang ada di Sumatera Selatan. Khusus regional 6, pelatihannya dipusatkan di SMPN 1 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. Peserta pelatihan berasal dari 20 sekolah sasaran yang tersebar dari tiga kabupaten/kota, yakni 7 sekolah dari Kabupaten Ogan Ilir, 12 sekolah dari Kabupaten Ogan Komering Ilir, dan 1 sekolah dari Kota Prabumulih.
Peserta pelatihan meliputi sepuluh mata pelajaran, yakni mapel Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PPKn, Matematika, IPA, IPS, Penjaskes, Seni Budaya, Prakarya, dan Agama.
![]() |
| Suasana Pelatihan Guru Sasaran Jenjang SMP Mapel Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris |
Sunday, 29 May 2016
LOMBA INOVASI PEMBELAJARAN (INOBEL) TINGKAT SMP KEMENTERIAN PENDIDIKAN TAHUN 2016
Lomba Inovasi Pembelajaran ini dikelompokkan menjadi tiga bidang, yaitu:
1. Guru mata pelajaran yang melakukan inovasi di bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Untuk bidang ini menggunakan kode MIPA.
2. Guru mata pelajaran yang melakukan inovasi di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Bahasa, PPKn, dan Muatan Lokal (Mulok). Untuk bidang ini menggunakan kode IPSB.
3. Guru mata pelajaran yang melakukan inovasi di bidang Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Seni Budaya, Prakarya, Pendidikan Agama, dan Bimbingan Konseling (BK). Untuk bidang ini menggunakan kode SORAK.
1. Guru mata pelajaran yang melakukan inovasi di bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Untuk bidang ini menggunakan kode MIPA.
2. Guru mata pelajaran yang melakukan inovasi di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Bahasa, PPKn, dan Muatan Lokal (Mulok). Untuk bidang ini menggunakan kode IPSB.
3. Guru mata pelajaran yang melakukan inovasi di bidang Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Seni Budaya, Prakarya, Pendidikan Agama, dan Bimbingan Konseling (BK). Untuk bidang ini menggunakan kode SORAK.
Tema Lomba Inovasi Pembelajaran Guru SMP Tingkat Nasional Tahun 2016:
“Inovasi Pembelajaran sebagai Upaya Mewujudkan Indonesia Pintar, Terampil, dan Berkarakter”
Adapun isi karya lomba inovasi pembelajaran mengacu pada kurikulum yang berlaku di sekolah terkait dengan pendekatan, metode, model, strategi, dan media pembelajaran.
“Inovasi Pembelajaran sebagai Upaya Mewujudkan Indonesia Pintar, Terampil, dan Berkarakter”
Adapun isi karya lomba inovasi pembelajaran mengacu pada kurikulum yang berlaku di sekolah terkait dengan pendekatan, metode, model, strategi, dan media pembelajaran.
Subscribe to:
Posts (Atom)

