Selamat Datang di www.pengingatku.blogspot.com

Saturday, 23 April 2016

PENDAFTARAN SELEKSI JURI LOMBA DEBAT BAHASA INDONESIA DAN BAHASA ASING KEMENTERIAN PENDIDIKAN TAHUN 2016

Bagi Bapak/Ibu guru Bahasa Indonesia atau bahasa asing lainnya yang berminat ikut seleksi juri lomba debat Bahasa Indonesia dan lomba debat bahasa asing tingkat SMK tahun 2016, Kementerian Pendidikan telah membuka pendaftaran bagi yang berminat mengikuti seleksi. Adapun persyaratannya sebagai berikut.

SYARAT PENDAFTARAN UNTUK WARGA NEGARA INDONESIA

Mengisi dan melampirkan dokumen terkait :
  1. Mengisi form daftar riwayat hidup.
  2. Menandatangani form pakta integritas 
  3. Upload sertifikat partisipasi kegiatan lomba serupa
  4. Upload training sebagai penguji/asesor
  5. Upload Foto 3x4 dengan background warna merah
  6. Juri Bahasa Indonesia, upload sertifikat UKBI (Ujian Kemahiran Bahasa Indonesia)
  7. Juri Bahasa Inggris, upload sertifikat TOEFL/IELTS
  8. Juri Bahasa Jerman, upload sertifikat GOETHE Minimal B1
  9. Juri Bahasa Jepang, upload sertifikat JLPT/Nouryoku Shiken
  10. Juri Bahasa Mandarin, upload sertifikat HSK/YCT/BCT
  11. Juri Bahasa Korea, upload sertifikat EPS-TOPIK
  12. Juri Bahasa Prancis, upload sertifikat DELF/DALF Minimal B2

Saturday, 16 April 2016

CERITA ANAK SAYA DI LAMPUNG POST

Jika semalam ketika saya mengetik nama saya di google tanpa sengaja saya menemukan bahwa tulisan opini saya yang berjudul Hambatan dan Tantangan Kurikulum 2013 ternyata telah dimuat di Lampung Post Edisi 18 Mei 2013, kini--Pagi ini ketika saya iseng pula mengetik nama saya di google ternyata saya menemukan bahwa cerita anak saya yang berjudul Demam Panggung ternyata juga telah dimuat di Lampung Post edisi 8 Desember 2013. Artinya sudah dua tulisan saya yang dimuat di media itu sedang saya tidak pernah tahu bahwa karya saya telah dimuat........wah...wah..............Saya sampai-sampai tidak dapat berkata apa-apa lagi.
Setahu saya, berdasarkan pengalaman teman-teman yang mengirimkan tulisan ke Lampung Post, biasanya jika karya kita akan dimuat maka redaktur akan mengirimkan email pemberitahuan. Nah! Nyatanya saya tidak mendapatkan email pemberitahuan. Makanya saya mengira tulisan yang pernah saya kirimkan itu tidak dimuat di Lampung Post.

Friday, 15 April 2016

TULISAN SAYA DI LAMPUNG POST EDISI 18 MEI 2013

Ini versi asli tulisan saya (sebelum diedit oleh radaktur) yang dimuat di Lampung Post Edisi 18 Mei 2013.


Kurikulum 2013: Implementasi, Hambatan dan Tantangan

Oleh: Alamsari, M. Pd.
(Tenaga Pendidik di SMPN 4 Rantau Panjang, Ogan Ilir)

“Adanya berbagai penolakan, nyatanya tak menyurutkan niat Kemdikbud untuk mengimplemntasikan Kurikulum 2013. Konsekuensinya, akan banyak hambatan yang ditemui dalam pengimplentasiannya dan itu harus diatasi jika ingin pelaksanaan Kurikulum 2013 berjalan dengan baik”

Dunia pendidikan tanah air kita kembali mengalami perubahan kurikulum. Setelah sebelumnya selama kurun waktu enam tahun, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) diterapkan, kini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kembali mengubah KTSP menjadi Kurikulum 2013. Perubahan tersebut telah secara resmi dilansir oleh pihak Kemdibud pada awal tahun lalu. Bahkan rencananya Kurikulum 2013 akan segera diimplementasikan secara terbatas pada tahun ajaran baru ini (sekitar pertengahan Juli).

Sekedar menapak tilas, pada awal kemunculannya, Kurikulum 2013 itu sendiri sebenarnya mendapatkan banyak penolakan dari berbagai kalangan akademisi baik guru maupun pemerhati pendidikan. Hal itu terlihat dari banyaknya respons negatif yang diberikan pada awal pelaksanaan uji publik terkait rencana pengimplementasian Kurikulum 2013. Adanya berbagai penolakan terhadap Kurikulum 2013 tersebut sebenarnya adalah sangat wajar mengingat hakikatnya, perubahan kurikulum dianggap perlu dilakukan hanya jika memang didapati kekurangan atau kelemahan dari kurikulum sebelumnya.

Lalu terkait KTSP, benarkah terdapat kelemahan atau kekurangan? Berkaitan dengan itu, dalam kacamata Kemdikbud, KTSP memang memiliki banyak kelemahan. Namun benarkah demikian adanya? Menurut hemat penulis, tentu dalam hal ini pihak Kemdikbud terlalu terburu-buru menafsirkan kegagalan/kelemahan dalam KTSP tersebut. Seyogyanya, untuk dapat melihat kelemahan atau kekurangan suatu kurikulum diperlukan waktu yang cukup lama. Bukan setahun, dua tahun, atau beberapa tahun saja. Selain itu pula, diperlukan pengamatan dan penelitian yang mendalam dan komprehensif sehingga benar-benar didapatkan data yang valid terkait ada atau tidaknya kelemahan dalam kurikulum sebelumnya sehingga dapat dijadikan rujukan terkait penting atau tidaknya perubahan kurikulum.

TULISAN SAYA DI LAMPUNG POST

Saya iseng-iseng coba mengetik nama saya sendiri di google dengan kata kunci Alamsari SMPN 4 Rantau Panjang. Maksud hati, saya cuma mau melihat siapa tahu ada tulisan saya yang dulu pernah saya kirim ternyata dimuat di media. Ketika saya cek satu-satu, Eh! Ternyata bener! Tulisan opini saya yang berjudul "Hambatan dan Tantangan Kurikulum 2013" dimuat di harian Lampung Post Edisi 18 Mei 2013.Tulisan saya tersebut dimuat di halaman 19 kolom Humaniora. Wah! Betapa senang dan sedihnya saya. Senang karena ternyata ada tulisan saya yang mampu menembus koran Lampung Post mengingat sudah cukup sering saya mengirim tulisan ke sana namun tak kunjung ada yang dimuat. Saya sedih karena pihak Lampung Post tidak pernah memberitahukan sebelumnya bahwa tulisan saya pernah dimuat di sana. Setidaknya kalau saja pihak Lampung Post memberitahukan sebelumnya perihal pemuatan karya itu, tentu saya akan dengan senang hati meminta teman saya yang ada di Lampung untuk membeli korannya untuk saya jadikan arsip tulisan saya yang pernah dimuat di media massa.